Wajah Fashion Amsterdam
bolibelle | Aug 17, 2010 | Comments 0
Fashion Week menjadi bukti mengapa ibu kota Belanda tersebut berhasil masuk peringkat 20 besar kota mode dunia. Tidak hanya memperlihatkan koleksi terbaru dari para desainer domestik, Amsterdam juga membuktikan bahwa pelaku modenya bisa menjadi penentu tren, dengan menghadirkan rangkaian busana yang inovatif, segar, dan muda.
Amsterdam Fashion Week sendiri dirilis pada 2004 dan menjadi panggung bagi desainer muda untuk unjuk gigi, sekaligus platform eksistensi established designers. Amsterdam Fashion Week juga menghadirkan mode bagi masyarakat melalui pergelaran Fashion Week Downtown dengan catwalk shows yang dibuka untuk umum.
Adapun musim ini, pekan mode Amsterdam memimpin tren mode Eropa melalui koleksi besutan Iris van Herpen, SIS by Spijkers en Spijkers, serta Damar– fashion label asal Swedia.
Van Herpen menghadirkan koleksi inspiratif lewat permainan siluet body-conscious dengan potongan saling silang. Sesekali koleksinya terasa bernapas avant-garde yang diperlihatkan dengan twist apik pada bagian bahu serta kerah.
Di catwalk lain, duo desainer SIS by Spijkers en Spijkers––Truus dan Riet–– menyuguhkan nuansa eksentrik dalam kemasan busana musim panas ringan, dengan detail smock dan ruffles. Adapun Dagmar mempertunjukkan sisi rock n roll lewat bolero beraksen tassel, denim bergaya ‘60-an serta eyeliner yang menjadi fokus tata rias.
Popularity: 4% [?]
Filed Under: News
See also:
- Koleksi Penuh Warna, Tren di Milan Fashion Week
- Mengenal Lebih Dalam Fashion Market 2010
- Payudara ‘Ngintip’ di New York Fashion Week
- Vintage, Klasik Warnai London Fashion Week
- Indonesia Fashion Week Lahirkan “Entrepreneur” Fashion
- Obi, Aksesori Khas Jepang yang Mendunia
- Trend Spring/Summer 2010: Kaus Kaki
- Mantan Pelacur yang Sukses di Atas Catwalk
- Tampil Penuh Gaya dengan Motif Stripe
- Produk Fashion Berkarakter Untuk Tembus Pasar Global



