<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BoliBelle blog &#187; Imlek</title>
	<atom:link href="http://blog.bolibelle.com/tag/Imlek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.bolibelle.com</link>
	<description>It&#039;s All About Fashion News</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 May 2012 07:39:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Inspirasi Gaya Imlek Ala Desainer Internasional</title>
		<link>http://blog.bolibelle.com/trend/inspirasi-gaya-imlek-ala-desainer-internasional.html</link>
		<comments>http://blog.bolibelle.com/trend/inspirasi-gaya-imlek-ala-desainer-internasional.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Feb 2011 02:51:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bolibelle</dc:creator>
				<category><![CDATA[Trend]]></category>
		<category><![CDATA[2011]]></category>
		<category><![CDATA[Gong Xi Fa Chai]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.bolibelle.com/?p=628</guid>
		<description><![CDATA[Menyambut perayaan tahun baru Cina yang akan berlangsung besok (03/02/10), tentunya banyak wanita yang tidak ingin ketinggalan merayakan kemeriahannya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyambut perayaan tahun baru Cina yang akan berlangsung besok (03/02/10), tentunya banyak wanita yang tidak ingin ketinggalan merayakan kemeriahannya, baik dari busana maupun pesta, meskipun ia bukan dari etnis Tionghoa. Gaya busana cheongsam hingga warna merah dan emas akan menjadi seragam utama dalam setiap acara yang mengangkat Imlek sebagai konsep acara maupun dresscode-nya.</p>
<p>Desainer yang terpana akan gaya oriental untuk koleksi Spring/Summer 2011 terbilang cukup banyak. Mulai dari Marc Jacobs untuk koleksi Louis Vuitton dan Alberta Ferretti untuk koleksi Philosophy. Kedua koleksi ini benar-benar mengangkat konsep cheongsam seutuhnya. Motif ilustrasi cina kuno, kerah cheongsam, kemeja kung-fu hingga bahan satin berbordir emas dikembangkan sedemikian rupa sehingga busana ini terlihat sangat modern dan avant-garde.</p>
<p>Di luar itu, ada pula beberapa desainer yang juga mengeluarkan beberapa koleksi bernuansa Cina meskipun tidak secara keseluruhan. Mulai dari Missoni, John Galliano, hingga Haider Ackermann. Motif floral, siluet longgar dan dominasi warna merah menyala mencerminkan optimisme, keberuntungan dan juga menghargai nilai tradisi ketimuran diekspos tanpa batas.</p>
<p>Sebelumnya telah dibahas tiga desainer Indonesia yang mengeluarkan koleksi khusus menyambut tahun baru Cina, yakni Biyan, Adrian Gan dan Sebastian Gunawan yang terangkum dalam artikel ini, Variasi Gaya Busana untuk Sambut Imlek.</p>
<p>Bila Anda masih belum puas mencari inspirasi gaya dari dalam negeri, tidak ada salahnya mengulik koleksi desainer dunia. Tunggu apa lagi, segeralah berburu busana cheongsam favorit Anda sekarang juga!</p>
<p>Source: <a href="http://www.wolipop.com/read/2011/02/02/153507/1559133/248/inspirasi-gaya-imlek-ala-desainer-internasional">wolipop</a></p>
<img src="http://blog.bolibelle.com/?ak_action=api_record_view&id=628&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bolibelle.com/trend/inspirasi-gaya-imlek-ala-desainer-internasional.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>6 Desainer Kenamaan Semarakkan Imlek 2011</title>
		<link>http://blog.bolibelle.com/culture/6-desainer-kenamaan-semarakkan-imlek-2011.html</link>
		<comments>http://blog.bolibelle.com/culture/6-desainer-kenamaan-semarakkan-imlek-2011.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 03:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bolibelle</dc:creator>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[6 Desainer Kenamaan Semarakkan Imlek 2011]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.bolibelle.com/?p=599</guid>
		<description><![CDATA[IMLEK tinggal hitungan hari. Untuk memeriahkan Lunar New Year, Grand Indonesia Shopping Town mengangkat tema Enchanting Blossom. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>IMLEK tinggal hitungan hari. Untuk memeriahkan Lunar New Year, Grand Indonesia Shopping Town mengangkat tema Enchanting Blossom. Acara ini akan berlangsung hingga 27 Februari mendatang, dan tersebar mulai dari West Mall, Skybridge, dan East Mall.</p>
<p>&#8220;Dalam Enchanting Blossom, selain menyediakan pernak pernik kebutuhan tahun baru China, Grand Indonesia Shopping Town (GIST) juga menyelenggarakan serangkaian acara menarik untuk seluruh pengunjung mal,&#8221; kata Teges Prita Soraya, Senior Marketing Communication Manager Grand Indonesia Shopping Town dalam siaran persnya.</p>
<p>Setiap harinya akan diadakan beragam acara menarik, seperti games dan kuis, seni melukis dari China, tarian tradisional China, beladiri dari negeri China yaitu Wushu, Oriental broadway oleh Rio Silaen, Dream of Red Chamber Teatrical Show, dan Hip Hop Lion Dance.</p>
<p>Salah satu acara menarik dalam Enchanting Blossom adalah penampilan World Champion Lion Dance Kun Seng Keng dari Malaysia, yang telah berhasil meraih rekor juara dunia 39 kali berturut-turut. Tim inilah yang pertama kali mempergunakan tonggak besi dalam atraksinya.</p>
<p>Yang menarik lainnya dari Kun Seng Keng adalah, lion head atau kepala Barongsay yang mereka gunakan dibuat oleh Wan Seng Hang Lion Factory, pabrik Barongsay terbaik di dunia dengan mimik wajah yang lucu dan warna yang menawan. Penampilan Kun Seng Keng dapat disaksikan pada tanggal 29 dan 30 Januari, di Fountain Atrium.</p>
<p>Tak hanya itu saja, fashion show karya perancang busana Indonesia kenamaan yang dikemas dalam Enchanting Fashion Parade turut memeriahkan perayaan tahun baru China pada 12 dan 19 Februari di Main Atrium.</p>
<p>Dalam Enchanting Fashion Parade menghadirkan karya Rudy Chandra, Widhi Budimulia, Tex Saverio, Benten, Rusly Tjohnardi, Ivan Gunawan, dalam jejeran mannequin di area Skybridge.</p>
<p>GIST juga menyelenggarakan program Romancing Jakarta pada 8–22 Februari bersama bulanmadu.com, rajamice.com, dan BCA.  Di sini, pengunjung dapat menemukan paket perjalanan, paket menginap, dan makan malam romantis dari berbagai jajaran hotel dan restoran.</p>
<p>“Bagi para member G-Card, jangan lupa untuk menukarkan poin GCard Anda karena periode keempat GShopper Rewards berlangsung hingga 25 Februari 2011,” kata Teges.</p>
<p>Periode terakhir GShopper Rewads ini  menyediakan beragam hadiah menarik serta satu unit Mercedes-Benz E Class sebagai grand prize yang akan diundi pada 26 Februari 2011 di Main Atrium. Program GShopper Rewards merupakan kerja sama BCA Kartu Kredit, dan GIST.</p>
<p>Source: <a href="http://www.krjogja.com/news/detail/67713/6.Desainer.Kenamaan.Semarakkan.Imlek.2011.html">krjogja</a></p>
<h4>Incoming search terms:</h4>mannequin bernuansa imlek (1)<br><img src="http://blog.bolibelle.com/?ak_action=api_record_view&id=599&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bolibelle.com/culture/6-desainer-kenamaan-semarakkan-imlek-2011.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inspirasi dari China</title>
		<link>http://blog.bolibelle.com/news/inspirasi-dari-china.html</link>
		<comments>http://blog.bolibelle.com/news/inspirasi-dari-china.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 07:17:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bolibelle</dc:creator>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.bolibelle.com/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Jelang tahun baru Imlek 2561 pada 14 Februari nanti, pusat perbelanjaan sudah disemarakkan pernak-pernik nuansa China. Berbagai acara yang digelar dalam rangka Imlek juga mencantumkan China look]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jelang tahun baru Imlek 2561 pada 14 Februari nanti, pusat perbelanjaan sudah disemarakkan pernak-pernik nuansa China. Berbagai acara yang digelar dalam rangka Imlek juga mencantumkan China look sebagai dress code.</p>
<p>Cheongsam, kebaya encim, serta warna merah dan emas adalah terjemahan orang-orang Indonesia terhadap budaya China, khususnya di bidang mode. ”Itu memang warna tradisional China,” kata perancang Robby Tumewu.</p>
<p>Robby bercerita tentang pengalaman saat harus menjadi pembawa acara di acara resmi yang diselenggarakan orang Tionghoa. ”Untuk acara-acara resmi, sisi tradisionalnya masih sangat kental, seperti dalam hal warna yang harus ada unsur merah, karena merah adalah warna keberuntungan,” katanya.</p>
<p>Ini berbeda dengan budaya kontemporer China yang sudah memakai warna lain selain merah. ”Saya pernah menerima undangan pernikahan orang China di Shanghai. Warnanya hitam dan perak. Kalau orang Indonesia menerima undangan pernikahan dengan warna seperti itu, mungkin akan dianggap ada kematian,” cerita perancang Harry Darsono.</p>
<p>Menerjemahkan nuansa China dalam budaya kontemporer tidak hanya dengan mengubah warna, tetapi bisa juga dengan mengubah model, motif, dan bahan. Koleksi terbaru Sebastian Gunawan untuk edisi Imlek tahun ini, misalnya, membuat cheongsam tak hanya terlihat sebagai rok terusan pendek dengan kerah berdiri (kerah mandarin) yang pas di badan.</p>
<p>Dalam salah satu rancangan, Sebastian membuat gaun panjang berwarna hitam dengan corak bunga yang besar. Baju ini dibuat dari bahan pashmina.</p>
<p>Ada pula cheongsam dari brokat putih dan tenun Bali. ”Jadi, tidak semua baju yang terpengaruh budaya China harus berwarna merah dengan corak bunga atau kupu-kupu dan terbuat dari sutra. Kekayaan budaya negara Indonesia bisa membuat cheongsam lebih menarik yang tidak akan ada di negara asalnya,” kata Sebastian.</p>
<p>Harry juga menerjemahkan baju khas China tidak melulu dengan kerah berdiri. ”Kerahnya bisa dibentuk macam-macam. Saya juga bisa membuat baju nuansa China dengan bentuk lengan yang berbeda di satu baju. Tidak ada patokan kalau ingin menggabungkan nuansa China dengan budaya lain harus seperti apa,” kata Harry.</p>
<p>Bagi perancang yang memiliki spesialisasi haute couture ini, satu hal yang penting dari budaya China adalah kehalusan hasil kerja, seperti dalam jahitan atau sulaman.</p>
<p>Kuasai dunia<br />
Masuknya budaya China ke Indonesia dipengaruhi oleh datangnya panglima Cheng Ho ke beberapa wilayah pesisir Indonesia pada abad ke-15. Cheng Ho bersama sekitar 27.000 orangnya tak hanya membawa perbekalan untuk makan, minum, serta peralatan untuk menyerang dan mempertahankan diri. Dia juga membawa berbagai barang untuk ditukar di tempat yang disinggahinya, seperti sutra.</p>
<p>Secara perlahan, budaya China berasimilasi dengan budaya Indonesia, salah satunya yang terkenal pada batik Lasem. Tak hanya di dunia mode panggung, budaya China juga melekat dalam kehidupan sehari-hari. ”Lihat saja bagaimana orang Betawi memakai celana pangsi dan kaus putih. Lalu, panggilan engkong, encang, dan encing. Itu, kan, dari budaya China,” kata Robby.</p>
<p>China juga giat mempromosikan budaya mereka, termasuk dalam acara kenegaraan. Saat menjadi tuan rumah pertemuan APEC 2001 di Shanghai, misalnya, para pemimpin dunia yang hadir memakai tangzhuang, yaitu jaket khas China dari bahan sutra, dalam salah satu sesi acara.</p>
<p>Tahun ini, dengan dibukanya perdagangan bebas ASEAN-China, Indonesia harus bersiap dengan semakin membanjirnya produk China yang harganya murah. Bagi beberapa perancang, hal ini dinilai sebagai tantangan agar produk Indonesia bisa bersaing dengan produk-produk China.</p>
<p>Sebastian, Harry, dan Robby sama-sama menekankan pada pentingnya mengangkat budaya Indonesia untuk dipopulerkan di masyarakat umum. ”Makin bebasnya produk China masuk ke Indonesia menjadi tantangan bagi desainer untuk lebih mempromosikan budaya Indonesia, tentu dengan produk yang berkualitas. Kalau masalah produk China lebih murah, seleksi alam yang akan menentukan,” kata Sebastian.</p>
<p>Sumber kompas female</p>
<img src="http://blog.bolibelle.com/?ak_action=api_record_view&id=174&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bolibelle.com/news/inspirasi-dari-china.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

