<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BoliBelle blog &#187; label batik</title>
	<atom:link href="http://blog.bolibelle.com/tag/label-batik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.bolibelle.com</link>
	<description>It&#039;s All About Fashion News</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 05:31:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Pemerintah Siapkan Aturan Label Produk Batik</title>
		<link>http://blog.bolibelle.com/news/pemerintah-siapkan-aturan-label-produk-batik.html</link>
		<comments>http://blog.bolibelle.com/news/pemerintah-siapkan-aturan-label-produk-batik.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 09:24:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bolibelle</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[label batik]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu mengatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan aturan label produk batik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu mengatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan aturan label produk batik.</p>
<p>&#8220;Kita mulai dulu dengan sukarela apakah tidak menambah biaya, itu yang kita pelajari. Itu untuk bantu sosialisasi batik yang banyak macamnya, mungkin bisa `made in Pekalongan` atau Cirebon jadi khas daerah bisa dikenal,&#8221; kata Mendag meresmikan Pusat Batik Nusantara di Thamrin City, Jakarta, Kamis.</p>
<p>Mendag mengatakan, pihaknya masih mempelajari penerapan label terhadap berbagai produk batik seperti batik tulis, batik cap, batik kombinasi serta tekstil motif batik.</p>
<p>&#8220;Ini supaya konsumen bisa membedakan dan pedagang juga harus bisa menjelaskan ke konsumen,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Mendag mengatakan, setiap jenis batik Indonesia telah memiliki pangsa pasar tersendiri sehingga tidak perlu khawatir kalah bersaing dengan yang impor.</p>
<p>&#8220;Corak batik kita banyak dan terus berkembang, jadi tidak harus khawatir bersaing dengan tekstil bercorak batik yang datang dari RRC karena kita coraknya terus berkembang banyak,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Wakil Walikota Pekalongan Almafacher yang juga hadir dalam acara itu meminta kepada Mendag agar aturan label itu segera diterapkan sehingga konsumen tidak terkecoh dan makin bangga memakai batik.</p>
<p>&#8220;Pengrajin kecil bisa kalah (bersaing) kalau tidak ada aturan labeling itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, ia juga meminta bantuan kompor gas khusus untuk pengrajin batik tulis.&#8221;Konversi bahan bakar minyak tanah ke gas sudah dilakukan, tapi pengrajin batik belum mendapat bantuan karena kompornya belum ada bentuknya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sumber antara</p>
<img src="http://blog.bolibelle.com/?ak_action=api_record_view&id=147&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bolibelle.com/news/pemerintah-siapkan-aturan-label-produk-batik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

